part 9

Part 9 – Ryuusei!

Septian tersenyum mendengar kata ryuusei, karena sebelumnya, ia sudah tau apa arti ryuusei.
“Wah, bagus! Siapa yang ngusulin? Kreatif banget” puji septian, Cakka jadi tersipu.
“Cakka kak!” teriak Irsyad.
“Wah, Cakka?? Keren, keren! Terus, ketuanya siapa??” tanya septian lagi.
“Patton kaaa” kata Abenr dengan suara melekingnya.
“Ohh., oke… kalo gitu, yel-yel nya udah dibuat?”
“Belooom” kali ini barengan jawabnya.
“Jiah! Buat yuu sekarang! Jam 10 nanti, yel-yel nya di lombain sama laskar yang lain! Entar yang bagus dapet 10 bintang! Kan lumayan…” kata Shila agkat bicara.
“Bintang?” tanya Agni. Ia dan yang lain gak mengerti.
“Oh, tian! Lo belom ngejelasin tentang point bintang???” tanya Sivia, dan juga Shila. Septian Cuma nyengir,
“Heheh, beloooom”
—–

Septian pun menjelaskan apa maksud ‘bintang’ itu. Ternyata, itu adalah point yang harus dikumpulin sama tiap laskar. Bagi laskar yang bintangnya banyak, di hari terakhir, bakal dapet pin emas berbentuk bintang.

Setelah itu, tim Ryuusei harus memutar otak mereka lagi buat negbuat yel-yel Ryuusei.

“Ton, lo kan ketua, mau gimana yel-yel nya?” kata Emil.
“Entaaaar, gue juga bingung! Cak, lo yang negbuat nama Ryuusei, lo tau ga yel2 nya??” tanya melempar tanya pada Cakka.
“Gak tau! Gue lagi nge-blank..” kata Cakka alesan.
“Hmm…. eh, Debo tau!” kata Debo keras, semua mendengar yel2 yang debo nyanyikan. Semua setuju.

Yel2 ini pun diberi tahu ke Septian, Shila dan Sivia. Mereka juga setuju. Lalu, mereka memulai latihan.

Lomba yel2 ini kudu heboh. Harus pake properti, kayak kostum sama alat musik.
Anak-anak cewek negbuat pom-pom dari koran bekas. Yang cowoknya, membuat Topi kerucut, dan juga rumbai-rumbai yang akan dipakai seperti rok. Setelah itu, mereka berani mencoret-coret muka mereka. Make Over! Gaya mereka udah kayak personil Kuburan Band (haha).
Cakka sepakat mengambil Gitarnya buat mengiringi. Debo juga mengambil galon bekas, untuk dijadikan Drum.
Oh iya, tak lupa, mereka membaut Poster besar bertuliskan “RYUUSEI * KEEP ROCKING~!”
—–

PIP! Jam digital gabriel menunjukkan jam 10 pas. Saatnya lomba yel2. gabriel pun mengambil mikenya untuk mengumumkan lomba akan segera dimulai.
“Ehm, perhatian… untuk para persatuan laskar, harap bekumpul di lapangan untuk lomba yel2. dengan ciri khas masing-masing ya… harus heboh… oke? Kumpul sekarang yaaa”

Tim Ryuusei adalh tim yang paling ‘Heboh’ diantara yang lain. Tim yang lain propertinya gak sampe serame ini. Gabriel sedikit tertawa melihat penampilan tim Ryuusei yang gokil abis.

“Yan, mimpi apa gue semalem??? Kenapa anak laskar elo parah2 gitu?? Hahaha… tapi seru kok men!” komen Gabriel kepada Septian.
“Hahahaha…gak tau kenapa! Ini sih idenya anak-anak… gue sih ngikut aja! Eh, jangan ilfil sama Sivia ya iel, yang cantiknya udah ketutupan tuuuh” ledek Septian pada gabriel.
Muka gabriel memerah, cowok yang satu ini memang menyukai Sivia. Secara diam-diam Pastinya. Sivia gak tau kalau Gabriel menyukainya.
“Dasar lo… pikirin tuh Ify!” ledek gabriel balik. Ify? Kecengannya septian sekarang. Padahal, Ify dan Septian sahabatan dari SD. Tapi, ternyata Septian malah suka sama Ify. Loh, kok jadi mengarah ke sini?? Gak papa deh.

“Oke, umm.. dimulai dari kelumpok Ryuusei aja deh!” kata Gabriel keras. Septian kaget, laskar asuhannya tampil pertama. Ia pun buru-buru masuk ke dalam laskar nya.

“Siap semua… kompak ya!” kata Septian menyemangati.

Cakka membawa gitarnya. Gitar khasnya, beda dari yang lain. Gitar ini warna hitam bercorak putih. Cukup unik dan beda pastinya. Sedangkan debo udah siap buat nge-gebukin galon bekas.

Bastian maju ke depan, ia yang akan mengkomandoi. 1,2,3…! Ryuusei mulai menunjukkan kebolahannya. Heboh banget! Penonton aja sampe ketawa ngeliat tingkah gila Ryuusei.

Setelah 3 menit ber-yel2 ria, tim Ryuusei selesai. Mereka mendapat banyak tepuk tangan. Lalu, dilanjutkan oleh HeadCorner Community. HC Community juga gak kalah serunya. Ini didikan Sion, Angel dan Gabriel.

—–

JRENG JRENG JRENG… waktunya pemilihan siapa yang jadi juara… dan yang mendapatkan 10 bintang adalah… RYUUSEI!

Waah, tim ryuusei bersorak riang. Mereka gak percaya, ide gilanya bisa membuahkan 10 point. Mereka kan Cuma ngasal dan mengandalkan alat seadanya. Mungkin, karena tim Ryuusei kompak dan mukanya Gokil-Gokil. Yang memberikan 10 point ini Gabriel sendiri. Ia mengakui bahwa lasakarnya memang masih di bawah tim Ryuusei.

“Patton, maju kedepan buat nerima 10 bintang…” kata Angel. Patton pun maju kedepan buat menerima 10 bintang itu. Semua tepuk tangan. Dan yang jadi juara 2, HC Community. Mendapat gelas cantik! Haha, enggak ding. Mendapat 5 bintang.

Acara MOS kali ini hampir selesai. Mereka boleh melakukan apa saja. Dan sekarang, mereka akan melakukan lunch di Dining Room sekolah.

bersambunggg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s