part 31

yee sudah sampai pasrt 31~! part yang lain masih on progress nih,,
huhu ya uda..

Part 31 – Tim Garuda

Cakka, Debo, Irsyad dan Patton lagi iseng hari minggu ke sekolah. Mau keliling2 lagi. Mungkin aja mereka nemu sesuatu yang menegangkan. Dan saat lewat mading… Patton berhenti menatap sesuatu di mading. Matanya berbinar, mulutnya terbuka riang.
“Guys!!! Sini bentar deh!!!” kata Paton girang.
“Ada apa sih??” tanya cakka.
“Liat!” telunjuk patton menunjuk sebuah kertas yang di tempel di mading itu.mata mereka berempat berbinar!

Emang, apa sih isi kertas itu?? Nih bunyinya:
Dibuka pendaftaran tim Garuda basket ICA. Bagi yang berminat, hubungi kapten basket: Gabriel Stevent Damanik. Pendaftaran ditutup DD/MM/YY.
-Tim basket Garuda angkatan 07-

Kenapa sih emang sama Tim Garuda?? Sampe sampe mata mereka ber-4 berbinar2 gitu.?? Hm, kalian tau Tim Garuda?? Jadi, basket ICA itu terbagi jadi 2 tim. Tim Pigeon dan Tim Garuda. Tim Pigeon itu, tim yang bisa dibilang… untuk para pebasket yang ‘kurang’ kemampuannya. Tapi, sering diikut sertakan dalam lomba juga sih. Tapi, tim yang paling hebat adalah tim garuda!! Semua pengen ikut tim garuda! Siapa sih cowok pebasket yang gak mau masuk tim garuda?? Mau banget! Tim garuda adalah tim nasional. Tim garuda sering dikirim ke berbagai turnamen. Bahkan, sampe ke luar negri. Kak Ivory (masih inget kak Ivory kan??) kan masuk tim Garuda!
Nah, sayangnya, masuk tim garuda itu sama sekali Gak Gampang! Tim Garuda itu, harus punya pemain yang perpotensi tinggi, kuat, dan juga kemampuannya di atas rata2. yah, kayak pemain NBA gitu. Tuh kan, makanya, susah banget!
Sekarang, Tim garuda butuh anggota baru! Yah, yang daftar, entar dilatih, dan di akhir2 bakal diseleksi siapa yang layak masuk tim garuda.

“Gila! Gue mau langsung daftar!!” kata Cakka semangat banget.
“Gue juga!!! Uuuh! Gemes deh sama Tim garuda!!” kata Debo juga yang gak kalah semangat.
“Sip dah!!! Gue ikut langsung!!!” Icad sama girangnya.
“Let’s go ma plen!!! Kita daftar!!” ajak Patton.
“tapi…………………………………………” kata Icad menghentikan.
“Apa cad??” tanya Debo.
“Iya cad! Tunggu apa lagi??” Cakka uda gak sabaran.
“Emang, kalian yakin, kita bisa maasuk tim garuda??” tanya Icad. Pesimis banget…
“Lo kok pesimis gitu??” tanya Patton.
“Iya ah! Icad pesimis nih! Tibalik! Malahan kita harusnya bilang: KITA PASTI BISA MASUK TIM GARUDA!” kata Debo dengan gaya lebay nya.
“Bener banget thu kata Debo! Udahlah cad, kita optimis aja oke?” kata cakka sambil menepuk2 pundak Icad. Icad tersenyum.
“Oke deh… siap!” akhirnya Icad menghilangkan keraguannya itu. Hmm… saya sendiri gak yakin! Mereka bisa gak ya masuk Tim garuda??

Cakka pun senyum2 saat di perjalanan mau daftar. Di benaknya, ia berkata: ‘Great! Ini kesempatan emas gue buat jadi pemain yang hebat! Biar bisa ngalahin mas el! Liat aja mas el…! cakka pasti bisa masuk tim nasional ini! TIM GARUDA! Yes!’.

—-

Kebetulan, mereka ber-4 nemu Kak gabriel di ruang OSIS. Lagi beres2in berkas-berkas gitu. Patton pun menghampiri Gabriel.
“Kak gabrieeeel~!” kata Patton sedikit keras.
“Duduh… ya Ton?” jawab Gabriel. Pandangan matanya masih sibuk dengan apa yg ia kerjakan sekarang. Sedikit gak menghiraukan Patton.
“Mau daftar buat tim garuda…” kata Patton lagi.
“Ah?? Oh, tim garuda?? Iya iya. Tunggu bentar yap! Sabar! Oke oke??” jawab gabriel masih sibuuuk buanget.. ia pun mengeluarkan hape BlackBerry Curve nya dan menelepon seseorang.
“YAT! LO DIMANA?! Bantuin gue nyari berkas2nyaa! Ha?? Dimana???… di toilet??? Ya udah! Cepetan ya!!! Ha?? Iya. Iya! Bareng siapa lo??? Siapa??? Riko juga??? Iya iya! Suruh ikut aja tuh anak!! Sip. Sip! Buruan!!” klik. Gabriel mematikan hapenya. Ternyata ia menelepon dayat, wakilnya. Patton aja sampe tutup kuping denger gabriel ngomong di telepon segitu kerasnya.
“ya? Jadi gimana Patton?” gabriel berbalik dan mendekati Patton.
“Mau-daftar-masuk-tim-garuda” kata Patton mengeja.
“Oh, iya iya. Hehe. Entar ya, ambil kertasnya dulu. Eh, Cuma lo doang?” gabriel garuk2 kepala. Terus nanya.
“Enggak ka! Ada Irsyad, Cakka, sama Debo kak” jawab Patton.
“Loh, mereka nya mana?” tanya Gabriel sambil clingak-clinguk.
“Diluar kak! Ya udah, Patton panggil dulu ya kak” Patton pun ngacir keluar memanggil teman2nya, sedangkan gabriel mengorek tas nya mengambil kertas pendaftaran.

—–
“Patton! Udah??” panggil Gabriel.
Gak lama,Cakka, Icad, dan Debo masuk bareng Patton. Mereka pun mulai mendaftar. Hehe, buat iseng, aku mau tulis formatnya ah:

SIGN UP FOR GARUDA
Name:
Class:
ID:
Room number:
Phone Number:

-punya patton-
Name: Patton Otlivio Latuperissa (Patton)
Class: 7-D
ID: 98765656
Room Number: 16
Phone Number: 08xxxxxxxx

-punya cakka-
Name: Cakka Kawekas Nuraga (Cakka)
Class: 7-A
ID: 98776535
Room Number: 16
Phone Number: 08xxxxxxxx

-punya irsyad-
Name: Fakhrul Irsyad (Icad)
Class: 7-B
ID: 985432157
Room Number: 16
Phone Number: 08xxxxxxxx

-punya debo-
Name: Andryos Aryanto (Debo)
Class: 7-A
ID: 98754021
Room Number: 16
Phone Number: 08xxxxxxxx

Selesai. Hahaha iseng.

“Nih, kak! Udah!” kata Icad sambil mengumpulkan lembaran yang lain.
“Oke, makasih ya” kata Gabriel. Langsung memasukkan lembaran itu ke dalam map.
“Kak Gabriel, masuk tim garuda juga??” tanya Cakka. Gabriel diam.
“Kak?” kata Cakka lagi.
“Mudah mudahan masuk! Mudah mudahan, kita kita masuk ya. Soalnya saingannya berat loh” kata Gabriel sambil tersenyum. Mereka mengangguk dan pamit.
Saat mereka keluar, gabriel menghela napas. Ia sendiri gak yakin, bisa apa enggak masuk tim garuda. Apa Cuma bisa jadi team sidekick, alias team pigeon? Who knows.
“Tenang gabriel, it’s gonna be okay. Relaks gabriel…” gabriel berkata – kata sendiri. Lalu, datanglah Dayat bersama riko. Gabriel tersenyum.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s