cepen: untitled part 12

oik rasanya pengen pingsan lagi di sapa sama duo-deton. ramaaaah bgt. cakka cuma ngalelewe di blakang duo-deton.
“eh hehe.. aaa..!” oik menutup mulutnya. dan sdikit berteriak.
“hahaha.! kmu lucu! jgn pingsan lagi dong!” kata debo dgn senyuman khas nya.
“ya.. ya.. abis aku malu ples sneng ktemu kalian!” kta oik. masih mencoba ga terlalu histeris.
“sok.. eeh, oik mau apa dari kita? kan mobil kita udah nabrak oik tadi..” tawar patton.
“apa yaaa? mau foto bareeeng!” request oik.
“cakka, pang fotoin lah!” kata oik mengeluarkan camera digitalnya dan menyerahkannya ke cakka. cakka cuma menghela npas.
“oke oke.” kata cakka mengambil camera oik.
debo di sebelah kanan, patton di sebelah kiri. dan, tau gak? DEBO SAMA PATTON NGERANGKUL OIK. cakka panas,
“eh eh eh! apa apaan tuh rangkul2 orang!” cakka kelepasan.
“eh.. oh iya iya.” debo melepas rangkulannya. begitu juga patton. oik cemberut,
“cakka!! ii kamu mah! biarin atu! udah kok.. gak papa”.
“tu.. ga papa!” kata patton sewot.
“oyah oyah. ya uda! tpi jgn lama2!” cakka masi sewot. debo dan patton cuma mengacungkan jempolnya.
“1, 2, 3..” JEPRET! mereka pun berfoto2 ria. cakka juga ikutan. kadang debo yg ftoin, kadang patton yang fotoin.

drrt.. drrt.. hape cakka bergetar. yg nelpon icad.
“cak, lo dimana? lo jdi dateng kan?” tanya icad.
“eeh iya jadi jadi! tunggu yah!”
“buruan!” kata icad paksa.
“iya mas..” pip. telepon di tutup. lalu, debo menghampiri cakka,
“lo ada acara ya? kita anter ya?” tanya debo. oik girang. cakka pun memanfaatkan keadaan.
“ya udah. yuk. oik, yu ke rumahnya icad!” ajak cakka.

di mobil..
“hahaha! pengorbanan kamu bagus!” kata patton saat mendengar alasan oik tidak menonton konser.
“haha.. oyah, ni ada kenang2an dari kita..” debo mengeluarkan bungkusan. isi nya ada kaos, pin, album bru mereka ples tanda tangannya. ada juga buku biografi mereka. di kasih cuma2 sama duo deton. mana oik dikasih alamat fs, fb, ym, dan juga nomor telepon!! mana kata debo, kalau ada event2 lagi oik bakal diajak. cakka juga boleh ikut!
“makasiih..” kata oik. dan selama itu cakka dikacangin.

“uda uda! turunin di sini aja!” kata cakka. cakka minta turun di depan gerbang komplek rumah icad.
“loh, kaki oik masih sakit kan?” kata patton.
“gue gendong! udah, yuk ik..” cakka menggendong oik di belakang. “tak gendong, kemana2!” celetuk debo sambil nyanyi. cakka cuma melotot ke arah debo. debo cuma nyengir. setelah itu..

bersambung..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s