cerpen: untitled part 14

“ha? aku ga ilang kok!” protes oik.
“emang enggak. gita nya aja yg lebay! abis, kmu juga ga ngasi kabar ke dia..” jwb icad.
“ya udah. aku mau ketemu mereka dulu yah” kata oik, sambil mencoba jalan. jalanny juga sambil ngesot2 gitu. icad tertawa, begitu pun cakka.
“eh neng! ga butuh bantuan??” tanya cakka.
“engga! aku bisa jalan gini!” oik menolak. walaupun, dalam hatinya ia memang membutuhkan bantuan.
“jalan, apa ngesot neng??” kata icad terkikik. oik melotot, “awas lo syad!”.
lalu, cakka tiba2 menggendong oik lagi, tapi di depan.
“cakkaaaaaaaaa!! turuuuunin!!” oik protes, kakinya ga bisa diem. cakka sih diem aja. icad tambah ngakak. duh, cakka jail amat yah.

oik nyerah. cakka kekeh gendong dia. jadi deh diliatin ma gita dkk.
“oik!!” kata gita dkk, senang melihat oik ada.
“aduh, aduh.. iya iya..” oik pasrah, dicubit2, di peluk2.
“uda ya ik, aku ke sana dulu!” pamit cakka.
“iya iya, sana..” jwb oik.

oik duduk di kursi. lalu oik dikerubungin temen2nya.
“kamu kmana aja ik? ga nonton konser kan?!” tanya cahya.
“iya, aku ga nonton. hhe…” jwb oik.
“nonton basket yaaa??” tanya gita.
“iyap! kalian gimana? berhasil ketemu duo-deton??” tanya oik. teman2 memasang wajah kesal dan bete.
“ah, ik! nyebelin bgt tau ga?! ternyata itu di undi! dan.. di antara kita ga ada yg dapet.! sebel deh! tapi, lumayan sih, nonton duo-deton secara live! yah, walaupun emang desek2an..” jelas gita.
“oik, sayang ga nonton! oyah, kaki kamu kenapa?? sampe di gendong2 cakka segala!” tanya agni. oik tersenyum.
“enggak ah, entar kalian iri + kesel lagi sama aku..” oik menolak.
“gak papa! ayo ceritain!!” kata semuanya. oik menghela napas.
“oke.. jadi gini..” oik pun menceritakan dari awal sampe akhir. temen2nya cuma bisa bengong + ngiler dger ceritanya oik. dan iri pastinya!! dan, sebagai bukti bahwa oik ga bohong, oik mengeluarkan camera digitalnya yg berisikan foto dia bareng duo-deton.
“aaaa! oik!! kamu beruntung bgt sih!!” kata ourel.
“iya iya! harusny aku ikut oik nonton basket!” skrg kata agni.
“hahaha..” oik hanya tertawa.

oik hanya ingin sendiri skrg. ia pun mencoba berjalan mendekati pohon besar di rumah icad. pohon itu emang sdikit jauh dari keramaian, tapi masih satu tempat kok pohonnya. oik duduk di situ, menatap bintang2. lalu, oik tersenyum geli melihat kejadian hari ini yg menurutnya sangat menyenangkan! ia ga bakal ngelupain hari ini sampai kapanpun! lalu..
“doooor!!”

bersambung..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s