new: part 8

mamanya berpikir. bast memanggil mamanya, “ma, kaka dateng..” kata bast. mamanya memberi isyarat agar bast gak bilang apa-apa kpd oik. “ma.. oik pulang!” kata oik sambil masuk ke ruang tamu. bast menghampiri oik, “kakak!” sapa bast. “hai dek, mama mana?” tanya oik sambil mencubit pipi bast yg chuby. “dikamar!” jawb bast. oik mengangguk, lalu menuju kamar mamanya. mamanya tampak serius saat oik datang. “oik! tadi kamu pergi sendiri kan?” tanya mamanya. oik mengangguk. “gak janjian sama siapa2 kan?” tanya mamanya. “ya ampun ma! enggak!” oik kaget, mamanya berpikir yg aneh2. “nanti, kalau mau pergi ke mana2, bast ikut ya!” kata mamanya. oik mengerutkan dahinya, “bast?! enggak ah! ma, oik tuh udah gede! gk usah di temenin!” oik membantah. “oik?! kamu udah berani melawan mama?!” mamany terlihat sangat marah. oik takut, dan merasa bersalah. “enggak.. ma. maafin oik.. iya, bast ikut” kata oik sambil menundukkan kepalanya. ah! mulai skrg oik udah gk bebas lg. kecuali di sekolah. dan, mamanya skrg akan terus menyelidiki cakka.

elang kaget, motornya sudah gak ada di garasi. “aduh! kmana sih motornya? kok g ada?! ah! cakka! ini pasti cakka!” elang menunggu di pintu rumah, menunggu cakka datang. dan benar, cakka datang dgn motor elang. “ah, dugaan gue bnr. cak, bilang napa lo mau minjem!” seru elang. cakka mematikan mesin motornya, “males ngomong. lagian lo ny juga ngilang” jwb cakka dan ia masuk rumah. “eh, mana kunci nya? gue mau pake!” seru elang. cakka melemparnya, jauuuh. hingga keluar pagar. elang hanya menggelengkan kepalanya. cakka masuk ke kamarnya, dan melihat 1 msg di hapenya. dari irsyad lagi, “bsk lo masuk gk?”. ah, gak penting. cakka malas membalasnya. nampaknya, irsyad berniat sms-an sama cakka. atau mungkin, pdkt? who knows.

esoknya, cakka datang tidak terlambat. begitu pun oik. kelompok bintang pun memasuki kelasnya, di kelas 10-2. disitu kelas sementara untuk kelompok bintang. saat cakka datang, irsyad menyapanya. entah kenapa, irsyad terus yg mulai mengganggunya. ‘irsyad ngefans kali sama aku! aku harus positive thinking’ batin cakka. “sms aku kok gk dibales cak?” tanya irsyad. cakka menaikkan satu alisnya, “apa perlu aku jwb? buktinya hari ini aku masuk kan?” jwb cakka sambil menaruh tas hitamnya di atas meja sebelah debo. “ya, enggak. aku cuma bosen. makanya aku sms kamu. emg km gk boleh ya?” kata irsyad dgn wajah memelas. “boleh.. tapi yg penting2 aja..” jwb cakka.
bersambung..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s