new: part 10

irsyad pun memberi minum pada cakka. “thx syad” ucap cakka. irsyad tersenyum. lalu, bel berbunyi. sion masuk, “enggh.. materi ya! pak dave mau masuk. jgn ribut” pesan sion. lalu keluar. cakka menenangkan teman2nya. tapi.. kok pak dave gk masuk2. aneh. cakka pun berbisik pada debo, “psst.. de, pak dave2 itu mana sih? batang idung nya dari tadi gk kliatan” debo menaikkan alisnya, “batang idungnya ilang kali” jwb debo gk nyambung. “ih si dd garing! bukan, maksud aku tuh pak dave itu mana?” ulang cakka sambil mencubit pipi debo. debo meringis, dan mengusap-usap pipinya. “gak tau. yuk kita cari” ajak debo. cakka mengangguk. debo + cakka pamit pada teman2nya untuk mencari pak dave. DC (debo cakka) keliling2 sekolah. gak ketemu. “aduh, bikin pusing deh” keluh debo sambil duduk di sebuah kursi. cakka mengikutinya. “iya ah. siapa pula pak dave itu? huah..”. lalu, gabriel lewat, dan menatap mereka berdua. “kalian mabal?” introgasi iel. cakka menatapnya sinis, “enggak.” jwb cakka dingin. debo menyikut cakka, “enggh.. enggak kak! kit.. kita.. nyari pak dave!” jawab debo ragu ragu. takut dimarahin sama kak iel. “pak dave? udah masuk kok. kalian masuk aja!” kata iel. cakka beranjak, menarik debo. “makasih kak!” kata debo cepat2. iel hanya mengangguk. DC masuk kelas. disana udah ada pak dave yg akan memberikan materi. “maaf telat pak” kata DC bersamaan. pak dave berkacak pinggang. “dari mana kalian haa?” tanya pak dave. cakka menjawab jujur. “oh, ya sudah. sana duduk. oke, kita lanjutkan materi ya!”. mereka pun melanjutkan pemberian materi dari pak dave. setelah keluar, 1 kelas terbahak bahak. “sumpah deh gurunya kemayu bgt!” kata patton ngakak. “iyahahaha! gila. mana semua alat2 yg dy punya warna pink semua!” begitu pun abner. “haduh haduh. lucu deh” kata anak-anak cowok. sdangkan anak2 cewek berkumpul di pojok belakang. gita menamainya pojok gosip. mereka lg asyik nge-gosipin anak2 cowok. “iya tau! tadi aku liat si obiet merhatiin pak dave sambil bengong gitu! haha.. madesu” kata cahya ngakak, cahya pun menirukan gaya-bengong-obiet-yg-madesu. semua tertawa. “hahaha! iya iya, aku liat. si irsyad juga tuh. hahaha” tawa agni diikuti yg lain. “hwakaka! gila ya, parah lagi si debo sama cakka. mereka tidur di pojokan! mana debonya mangap lagi!” kata gita yg membuat tawa anak2 cewek makin keras. mereka tak hentinya membicarakan ‘aib-aib’ anak cowok. kita lihat anak cowok. “maen truth or dare yuk!” ajak abner.
bersambung..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s