new: part 11

semua saling bertatapan. “maenan apaan tu?” tanya obiet. abner menepuk keningnya. “ya ampuun, omg, oh my goth! masa gk tau sich??” kata abner lebay. “sich-sich. alay lu” kata debo. “biarin! huh, masa gk tau?” ulang abner. semua menggeleng dgn polosnya. abner menghela napas. “patton. artinya truth apa coba?” abner melontarkan pertanyaan layaknya seorang guru. “kebenaran..” jwb patton. “pintar! nah, cakka, dare artinya apa?” skrg abner melempar pertanyaan pada cakka. “tantangan” jwb cakka. “pinter! nah, anak2, kalau disatukan menjadi..”, “kebenaran atau tantangan!” jwb smua anak2 cowok kayak anak tk. “ngerti kan? ya udah. siapa yg mau duluan?” tanya abner. “biar adil, botol minuman diputer aja” usul olin. debo pun mengambil botol minumannya. debo memutarnya. botol itu beputar.. dan.. yak! ujung botol mengarah ke arah, debo. “yaaa! kok gue sih?” keluh debo. semua tertawa. “truth or dare say?” tanya abner. debo begidik ngeri pas abner manggil dia pake ‘say’. “truth aja lah” jwb debo pasrah. “lo takut sama apa?” tanya anak2 cowok. “yg lain ah! itu kan aib seorang lelaki!” debo mengeluh. abner menggeleng. “gak bisa! ayo, lo udah milih truth. ya harus jwb!”. debo berpikir keras. “gue.. takut sama.. b.. b.. ba.. badut!” debo menutup mukanya, jongkok dan masuk ke kolong meja. teman2ny tertawa keras. patton meringkuk, melihat debo di kolong meja. “ga papa de, we keep your secret kok!” ucap patton menenangkan batin debo. “udah udah.. kita puter lagi ya! eh, dd, mau ikut lagi ga?” kata abner. debo keluar dari kolong meja. “mau lah!! ya allah moga abner yg dapet, amin!” kata debo keras. abner menampakkan muka memelas. obiet memutar botol. dan.. berhenti di obiet! “ni botol ajaib dah. berhenti di org yg muternya!” protes obiet. “truth or dare biet?” tanya debo. “dare deh” kata obiet sok cool. anak2 cowok berunding. “oke, dare kan biet? kalo bisa tuh, tarik poninya si agni!” kata patton. mendengar hal itu, bagai petir menyambar bagi obiet. “ogah! lo tau agni gimana kan?! dy tuh cwek jadi2an. lo liat kan dy nonjok irsyad pas irsyad megang pundakny doang?!” protes obiet. “udah, jgn bnyk protes! sana! salah sendiri lo milih dare :p” kata cakka. obiet melihat ke pojok gosip. melihat agni. dagdigdug. obiet tegang. gimana caranya ya? uuh. obiet pun membulatkan tekad ny untuk menarik-poni-agni. ia ga peduli entah apa jadinya. obiet menghampiri anak2 cewek. “misi.. boleh pinjem agni ga?” sahut obiet.
bersambung..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s