new: part 13

oik menatap debo dan cakka heran, “cakka bilang apa?” tanya oik. “gak bilang apa2 kok” kata cakka. oik hanya mengedikkan bahu dan duduk di bangkunya. oik mengeluarkan hape nya, membuka ebuddy, dan online. “ol nih sist?” sahut gita. oik mengangguk. “add id aku yah!” kata gita. “ok! apa id km?” tanya oik. gita dan oik pun saling betukar id ym. sdangkan di belakang mereka, duduk agni dgn rahmi. “jadi, irsyad bilang kamu manis?” tanya rahmi. agni mengangguk, lalu menidurkan kepalanya di meja. “tapi gue tau tadi tuh cuma trik. berhasil deh bikin gw malu” curhat agni. rahmi tertawa. “ngomong2 tentang manis, km dger gk cakka ngomong oik manis?” tanya rahmi. agni berganti posisi, jadi bersandar di kursi. “masa? tadi sih cuma dger ‘oik’ nya aja” jwb agni. “ih, iya tau. aku dger jelas bgt. tanya cahya deh!” kata rahmi, berbalik. terlihat cahya sdang membaca buku. “cahya, dger kan tadi, cakka bilang oik manis?” tanya rahmi pada cahya. tanpa mengalihkan pandangannya dri buku, cahya menjawab, “iya bgt! aku dger jelaas bgt”. rahmi menepuk agni, “aw!” ringis agni. “eh maap maap, keras yah?” rahmi mengusap2 bgian yg ditepuk rahmi, lengan agni. “iya. ih gila kamu mah. ya udah gak papa. emg knp sih?” tanya agni. “tuh kan kata cahya juga bener cakka bilang oik manis”, agni menoleh, “ih waw, gosip baru!” kata agni senang. agni terkikik bersama rahmi. sdangkan di bangku cowok.. “ah de, hampir aja oik dger..” kata cakka. “yee, biar si oik tuh tau, kalo dy manis, haha” jwb debo. irsyad nimbrung, “ga gabung maen lg?” tanya irsyad. “ga ah, males. permaenan yg membuat martabat gue sbgai lekaki turun drastis,, heuh” keluh debo. “iyah, bikin malu orang” lanjut cakka. tak terasa.. bel berbunyi. kaka2 panitia masuk. “skrg mau pengumuman barang yg dibawa bwt besok ya!” kata sion di depan kelas. semua fokus mendengarkan dan mereka pun diperbolehkan pulang.

“cak, rumah lo di mana? pulang bareng yuk” ajak patton. “oh, ayo ayo aja. rumah gw mah lumayan dket lah.. ke arah sana!” tunjuk cakka. tiba2 irsyad dan debo nimbrung, “mau pulang bareng nih? bareng dong, rumah gw juga ke arah sana kok!” kata debo, irsyad juga mengatakan hal yg sama. akhirnya, mereka ber-4 pulang bareng. oik menunggu mamanya. drrt, drrt. oik mendapat 1 msg dari ibunya yg berisi: “sayang, maaf mama gk bisa jemput. km pulang sndiri aja y. oh ya, jgn lupa jemput bastian. hati2 di jaln y syg..”. oik menghela napas stelah melihat sms itu.
bersambung..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s