new: part 19

setelah berkumpul sesuai kelompok, mereka disuruh mencari tempat untuk mendirikan tenda. tapi tidak boleh melewati batas yg telah di tentukan. kel nya gita mulai mendirikan tenda. oik merasa di awasi. dan yg mengawasinya adalah.. OB! ya ampun.. mereka ngawasin oik?! bareng om riyo sih. om riyo itu juga suka mata2in oik. cs-an sama bast. “om riyo, kak oik ngapain sih?” tanya ourel. “mereka lagi mendirikan tenda.. hm.. bagus juga. tenda cowok dan tenda cewek di pisah..” kata om riyo sambil meneropong oik. “ya iya lah om! masa di satuin?! toilet aja dipisah!” kata bast nimbrung, merebut tropong dari tangan om riyo. “anak kecil” gumam om riyo. bast mencubit lengan om riyo, “apa om? ulangi!” kata bast galak. “enggak kok!” om riyo enggan menjawab. bast kembali fokus memperhatikan oik.
*
debo menghampiri irsyad, “apa misinya?” tanya debo. irsyad menutup mulut debo. “sst.. jgn keras2. entar ketawan trainer ma guru!” bisik irsyad. debo mengangguk. irsyad menarik debo jauh dari keramaian. “ekspedisi!” kata irsyad. debo tertawa, “apa yg lucu?” tanya irsyad. debo menghentikan tawanya, “syad, lo anak sma kan? have a brain kan? gila! ngapain kayak gituan?! kayak anak kecil aja tauuk! lagian, mau nyari apa di sini? cuma ada hutan doang!” debo menyebutkan alasan kenapa ia tertawa. “de, patton baru aja dapet info di internet, kalo ada benda yg tersimpan di dalam hutan tauu! jelas kita penasaran. kita juga dapet petanya kok” irsyad meyakinkan debo. setelah mendengar peta, debo jadi tertarik. “peta? peta apa?” tanya debo. “peta, yg ditemukan patton di ruang kerja kakeknya. diselipin di sebuah buku yg udah tuaaa bgt. dan lokasinya itu ya, disini!” jelas irsyad. debo berbinar, “wah.. gila. kayaknya itu peta harta karun! haha!” irsyad memegang pundak debo, “makanya de, ikut yuk!” ajak irsyad. “ih, tapi kan ini acara sekolah! gimana kita mau ngelakuin ekspedisi, biar ga ketahuan?” tanya debo, cemas. “kita lakuin dimana saat manusia tidur” kata irsyad mistis. “malam hari?”. “thats right!”.
*
jam 11. langit terlihat mendung. trainer menyuruh murid2 kelas 10 untuk waspada akan terjadinya hujan. anak2 kelas 10 pun memutuskan diam di tenda masing2. kel gita masuk di tendanya. mereka memakai jaket, karena dingin.. apalagi angin berhembus kencang dan hujan mau turun. gita menyalakan lampu kecil. cahya mengeluarkan cemilan. “nih, ada yg mau cemilan ga?” tawar cahya. semua mengangguk. angin berhembus, dan hujan pun turun dengan derasnya.
bersambung..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s