new: part 29

ohayou .. hiks, gw sakit lg nih.. jadi ga bisa nerusin cerita. oh god, i feel the pain inside.. hm, gw terusin tapi kayaknya ga bakal secepat dulu. ok?
29.
setelah sadar bahwa itu mr. dave, agni menyesal menyebutkan hal yg enggak2. lalu, mr. dave naik ke atas sebuah batu. “all right, children! kita mulai senam ini ya!! musik..!” mr. dave memberi aba2. semua dgn malas mengikuti gaya2 yg diberikan mr. dave. ada 1 orang yg bersemangat, abner. “ner.. semangat bgt?” kata olin yg baris disebelah abner. “ga tau sih olinman. . tapi.. gw lebih dapet feel senam itu dari mr. dave!” kata abner. olin hanya geleng2 kepala. stelah hampir 45 menit bersenam ria, mr. dave melakukan pendinginan. aneh bgt, mr.dave malah mempragakan org lagi balet- musiknya juga lagu blue danube. ya ampuun.. worst day deh! setelah pendinginan-gaya-balet selesai, para murid diperbolehkan mandi + ganti baju. dan setelah itu, mereka dibebasin mau ngapain aja!! yehahaha. asal mereka harus kumpul lagi di depan basecamp guru dgn lengkap.

OB mengamati. “ih.. gurunya aneh bgt! senam apaan?? kalo udah sma, aku g bkalan masuk skulnya ka oik” kata bast meneropong. “tapi gurunya asyik!” kata ourel. “iya sih, gokil” kata bast. hape bast berdering.. dari mamanya.
“halo ma? ha? perkembangan? kak oik baik2 aja. untungnya kak oik ga deket kaka2 yg waktu itu ma! oya ma, bast ktemu sama kaka2 itu lho ma! dari tampangnya emang cakep, tapi orgnya kayaknya jutek, dingin gitu deh! ha? namanya? ga tau sih mom. yg jelas berawal dari huruf C! oke. iya ma.. iya. dah mama!” pip. selesai conversation dgn mamanya. om riyo datang mendekati OB. “mamamu nelpon?” tanya om riyo. “iya. oh ya om.. kata mom, jgn biarkan kk2 itu ngedeketin oik!” kta bast. “iye. tnang aja” kata om riyo membuka tas hitamnya. didalamnya ada 1 set perlengkapan. “khukhukhu.. dgn alat2 ini.. pemuda itu akan sulit mendekati oik. mwahahaha..!”.

ICPD memutuskan ke sebuah padang rumput yg enggak jauh dari sana. saat sampai, mereka menaiki sebuah pohon. “wuaah! dari sini semua keliatan!” kata debo berdiri di sebuah batang pohon. “ya emang.. udah ah. gw mw tidur siang zeet..” kata cakka. “gw juga ah!” patton ikut2an. “masih jam 9 juga! ya udah yu de, kita mah ngeliatin org aja!” ajak irsyad. debo mengangguk.
“ih gila bagus bgt!” kata rahmi
melihat padang rumput yg luaaas bgt. “eh iya! aduh. sayang cahya ga bisa ikut” kata oik ikut mengarahkan pandangannya ke arah padang rumput yg luas itu.
bersambung..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s